Tag: kenyamanan

Pemeriksaan Ban Secara Berkala

BAN adalah salah satu komponen wajib yang harus di check sekala berkala oleh pengendara karena ban adalah komponen wajib yang ada di sepeda motor jika ban anda mengalami masalah pada saat berkendara maka itu fatal atu membahayakan anda.

Ada dua jenis konstruksi ban. Yang pertama adalah bias-ply dan yang lainnya disebut radial. Konstruksi bias-ply di sisi lain, konstruksi radial digunakan oleh motor sport. Anda dapat dengan mudah membedakan satu konstruksi dari yang lain karena bias-ply memiliki bulat sementara radial memiliki versi yang lebih datar dan lebih pendek.

Bias-ply menggunakan terbuat dari lapisan nilon atau rayon yang tumpang tindih. melenturkan menghasilkan panas yang berkontribusi pada cengkeraman yang baik. Kelemahan dari konstruksi ini adalah ia mengurangi kinerja dan mempercepat keausan ban karena terlalu banyak panas yang dapat dihasilkan.

Konstruksi ban radial memperoleh namanya karena lapisannya berjalan pada sudut 90 derajat. Berbeda dengan bias, konstruksi ini mengurangi pembangkitan panas. Hasilnya, ban menjadi lebih dingin dan tidak mudah rusak. Namun kelemahannya adalah bahwa dinding samping dapat dengan mudah ditekuk. Dengan demikian, dinding samping diberi yang lebih pendek.

Selain konstruksi ban, kita juga harus memiliki pengetahuan tentang keausan ban terkait dengan pemilihan ban. Senyawa lunak lebih baik dalam menghasilkan traksi lebih banyak, namun mereka cepat aus. Senyawa keras memiliki keausan cepat tetapi mereka mungkin tidak menyebabkan cengkeraman yang baik.

Selain itu, pabrikan dan distributor suku cadang sepeda motor OEM atau aftermarket harus mempertimbangkan untuk menangani cengkeraman yang efektif ditambah dengan jarak tempuh yang lebih panjang ketika menyangkut ban. Ini tentu saja untuk memperpanjang umur ban sepeda motor.

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keausan ban adalah gaya berkendara.. Pengendara agresif biasanya memiliki ban depan mereka lebih cepat aus daripada bagian belakang. Kenapa begitu? Ini karena ban cenderung rem terlambat menggunakan sebagian besar rem depan. Sebaliknya, pengendara biasanya memakai ban belakang terlebih dahulu. Ini karena mereka memiliki bobot lebih di bagian belakang motor.
Untuk mengetahui kapan harus mengganti ban, Anda dapat melakukan ‘tes sen’. Cukup masukkan satu sen ke dalam alur ban dengan kepala mengarah ke bawah. Anda harus mengganti ban ketika Anda dapat melihat bagian atas kepala orang di dalam koin. Ini bisa menjadi petunjuk bahwa kedalaman tapak sudah mencapai 1/32 inci.

Itulah hal yang perlu di lihat saat melakukan perawatan ban sepeda motor, agar perjalanan anda aman dan nyaman, semoga bermanfaat.